HPM Klaim Local Purchase All New Honda BR-V Capai 80 Persen

PT Honda Prospect Motor mengklaim local purchase All New Honda BR-V mencapai 80 persen. Local purchase atau pembelian lokal merupakan syarat sebuah mobil untuk mendapatkan insentif Pajak Penjualan Atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) berdasarkan Keputusan Menteri Perindustrian (Kemenperin) Nomor 169 Tahun 2021. Local purchase yang disyaratkan minimal 70 persen.

Business Innovation and Marketing & Sales Director PT HPM, Yusak Billy, menyampaikan bahwa All New BR-V sudah memenuhi syarat untuk mendapatkan insentif PPnBM seperti tahun lalu jika kebijakan tersebut dilanjutkan pada tahun ini.

“Kami bisa pastikan bahwa local purchase pada All New BR-V sudah mencapai 80 persen,” kata Billy di sela-sela penyerahan perdana unit All New BR-V ke konsumen di Jakarta, Sabtu, 8 Januari 2022.

Menurut Billy, beberapa komponen belum sanggup diproduksi di Indonesia. Sebagian besar adalah yang berkaitan dengan elektrikal mobil. “Contoh misalnya ECU, masih diimpor,” tutur dia.

Dalam Keputusan Menteri Perindustrian Nomor 169 Tahun 2021 tentang Kendaraan Bermotor dengan PPnBM Atas Penyerahan Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Ditanggung oleh Pemerintah pada Tahun Anggaran 2021, tertera sebanyak 115 komponen yang 70 persen di antaranya harus dipakai pada mobil yang menerima insentif.

Komponen yang dimaksud antara lain bagian dari mesin, transmisi, kopling, bodi dan sasis, kemudi, pengereman, suspensi, dan komponen universial.

All New Honda BR-V diluncurkan pada September 2021. Model ini mengisi segmen Low SUV, bersaing dengan Toyota Rush, Daihatsu Terios, Mitsubishi Xpander Cross, dan Suzuki XL7. Model ini diproduksi di pabrik Honda di Karawang, Jawa Barat. Total sebanyak 50 ribu unit All New BR-V akan diproduksi tahun ini. 40 ribu unit di antaranya untuk memenuhi pasar domestik.

Sedangkan 10 ribu unit akan diekspor ke lebih dari 30 negara. “Februari nanti kami akan mulai ekspor All New Honda BR-V,” ujar Billy.

Leave a Reply

Your email address will not be published.