Rahasia ASI, Apa Saja Kandungannya?

ASI memiliki kandungan yang luar biasa penting dan dibutuhkan oleh tubuh. Asi merupakan susu yang pertama dikonsumsi oleh bayi baru lahir, sehingga kandungan yang dimiliki harus mampu memenuhi kebutuhan bayi. Oleh karena itu, apa saja kandungan dalam asi?

Seperti air, ASI mengandung tiga makronutrien yang dibutuhkan tubuh yaitu lemak, karbohidrat, dan protein. Melansir laman frontiersin.org, susu asi mengandung 87 persen air, 1 persen protein, 4 persen lemak, dan 7 persen karbohidrat. Selain itu, asi mengandung vitamin, sehingga susu ini hampir sempurna sebagai nutrisi bagi bayi. Sebab, kebutuhan tersebut sangat dibutuhkan oleh bayi.

Melansir webmd.com, ASI mengandung antibodi yang dapat membantu tubuh terhindar dari virus dan bakteri. Sebab, asi memiliki beberapa protein minor yang lebih banyak seperti lisozim, laktoferin, IgA sekretori, dan lactobacillus. Berbeda dengan susu sapi, asi cenderung memiliki kandungan protein yang lebih rendah. Sebab, asi hanya memiliki 1 persen protein, dibandingkan susu sapi yang memiliki 3,5 persen.

Melansir laman americanpreganancy.org, lisozim merupakan enzim yang melindungi bayi dari bakteri E. Coli dan Salmonella. Laktoferin adalah enzim yang menghambat pertumbuhan bakteri yang memiliki ketergantungan dengan besi pada saluran pencernaan. IgA sekretori adalah membantu antibodi tubuh bayi dari virus dan bakteri. Serta, lactobacillus adalah enzim yang melindungi bayi dari bakteri dengan membuat bakteri tidak bisa bertahan hidup karena asam yang dibuat oleh enzim ini.

Selain itu, asi mengandung berbagai macam mineral seperti kalsium, magnesium, potassium, sodium, phosphorus, dan lainnya. Serta asi mengandung berbagai vitamin seperti A, D, E, K, C, dan lainnya. Kandungan vitamin tergantung dengan asupan ibu. Susu asi juga mengandung kalsium dan zat besi yang lebih mudah diserap oleh tubuh.

Bayi yang mengonsumsi asi cenderung lebih sedikit yang mengidap alergi ataupun asma. Serta, bayi juga cenderung jarang mengalami infeksi telinga dan diare. Apalagi, bayi yang mengonsumsi asi selama enam bulan penuh tanpa tambahan susu formula.

Pada awal menyusui, ibu akan mengeluarkan ASI dengan kandungan kolostrum. Kandung ini akan membantu bayi dalam saluran pencernaan serta mempersiapkan tubuh untuk mencerna asi. Kolostrum memiliki tekstur yang kental, berwarna kekuningan, serta jumlahnya yang tidak begitu banyak namun cukup bagi bayi. Oleh karena itu, pencernaan bayi akan lebih mudah untuk mencerna susu asi dibandingkan susu formula maupun susu sapi.

JACINDA NUURUN ADDUNYAA

Leave a Reply

Your email address will not be published.